Kambuaya dan Tendangan Layangan Putus

Sepakbola lahir di Inggris, tumbuh, berkembang biak dan membudaya di Brasil, lalu menemui ajalnya di Indonesia. Sepakbola sebagai olahraga, budaya, bahkan bisnis, semuanya mati. Saya harus bilang begitu. Terpaksa. Karena ini sudah nda maso akal. Masa lima kali final, lima kali juga kalah. Jagoannya India saja pernah kalah, tapi menang akhirnya. Mengharapkan leg 2, siapa yang…

Read More

Memoar El Clasico AFI FC

Saya masih sanggup mengenang pada pagi yang buta kala itu, pintu-pintu kamar Asrama AFI berdenyar nyaring. Kos-kosan mahasiswa itu serasa barak militer. Seperti alarm, Acang menggedor semua bilik, membangunkan tim. Padahal jarum pendek jam dinding belum menggenapi angka 4. Pagi itu tim sepakbola Asrama AFI ada agenda pertandingan dengan tim dari Fakultas Hukum. Entah gara-gara…

Read More

Genosida Thanos dan Cuci Tangan Sebelum Makan

Setiap waktu makan, saya selalu kena omel istri. Hanya karena tidak cuci tangan dulu. Lama hidup di Malaysia, dia jadi tidak tahu aslinya orang Indonesia bagaimana. Kapala batu. Pamalas cuci tangan.  Lihat saja sendiri, kampanye pemerintah yang “3M” itu, bagaimana kemajuannya? Terka-terka saja dalam hati. Kalo pun dicuci, ya, sekadar celup saja. Yang penting tangan…

Read More

Geliat Kecil di Bawah Megahnya Arsitektur Modern

Jika masyarakat belum siap menghadapi modernitas, kisah pasar yang sehat, bersih, nyaman dan modern akan sulit mencapai klimaksnya. Cerit foto ini merekam fenomena manusia yang beragam di pasar sentral Kota Kendari. Mengintip dari jendela bidik, melihat kehidupan yang mengalir pelan nan syahdu pada sebuah keramaian pasar. Di sana, banyak cerita dengan segala dinamikanya bergerak dengan…

Read More

Romantisme Terindah

Di tengah banyaknya masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi, kerap sekali pemerintah dan lingkungan menjadi kambing hitam. Padahal, ada satu hal yang luput dari pemeriksaan kita yakni keluarga. Keluarga menjadi entitas penting dalam kehidupan seseorang. Tempat semua nilai-nilai luhur ditanamkan dan bertumbuh. Tempat pertama kali kita bersosialisasi dan interaksi intensif dengan individu lain. Keluarga juga sangat…

Read More

Tembok Batu yang Menjembatani Masa Lalu

Teluk, selat, hingga lautan yang membentang dan ngarai yang membagi nusantara ke dalam pulau-pulau adalah realitas geografis yang menjadikan bangsa Indonesia multikultural. Di dalam rimbun keragaman budaya, dari ujung Sumatra hingga ratusan etnis di pelosok Papua, muncul satu peradaban kecil yang berhasil membius mata dunia. Ialah Kesultanan Buton dengan legacy kolosal di era modern berupa…

Read More

Mimpi di Dalam Mimpi

Jadi ceritanya seperti ini kenapa saya bisa interview di salah satu stasiun radio rusak yang hampir punah di Cape Town, Afrika Selatan: Begini.Dalam perjalanan sepulangnya dari ambil kiriman kasuami di pelabuhan Mqhekezweni saya bertemu dengan perompak Somalia nyasar yang terkenal lebay dalam hal merampok. Tiba-tiba saja orang itu berbicara pada saya dengan bahasa yang hanya…

Read More

Abdi Negara

Saya merekam momen ini pada November, waktu mendapat tugas liputan foto pelaksanaan SKD CPNS 2018. Saya berjalan pulang menuju parkiran motor, momen ini kemudian terjadi. lewat begitu saja. Tiba-tiba dan sangat cepat. Hanya dalam hitungan detik. Split second, split moment. Saya sudah tidak bisa meraih kamera yang telah aman di dalam tas. Saya salah perhitungan….

Read More

Lampu Merah

Kecil, kurus, mungkin itu yang bisa saya tangkap darinya sepintas. Untuk anak seumurannya, sepantasnya malam ini ia sudah harus terlelap atau menahan kantuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Keadaanlah yang memaksanya untuk ikut membanting tulang bersama nenek. Paras tubuh nenek juga semakin tua. Renta dan rentan terhadap penyakit. Walaupun sangat lemah tak menjadikannya berpangku tangan. Nenek tetap…

Read More

Hari Guru, Waktu yang Tepat Berkelahi dengan Mereka

“Menurut saya, sistem pendidikan di sekolah saya adalah yang terbaik di dunia. Ya, terbaik dalam membunuh kecerdasan dan karakter orang.” Saya dengar pernyataan itu dalam kongres Anak Nasional tentang sistem pendidikan, tapi saya lupa lewat platfrom yang mana. Berangkat dari kredo menyakitkan itu, pada momentum Hari Guru ini, saya banyak terkenang dialektika bersama guru-guru selama…

Read More

Mitra Statistik yang Mengakrabi Gawai

Beberapa tahun terakhir saya sering mendapati bagian dedaunan dan semak belukar menempel pada pakaian La Dito sehabis pulang kerja. Bekerja sebagai mitra statistik di wilayah Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, tiap akhir bulan, kerap kali ia harus menyusuri kebun-kebun dan hutan dalam rangka mengamati fase tumbuh tanaman tertentu. Badan Pusat Statistik merupakan salah…

Read More

Jangan Sampai Ditelan Pandemi

Ada satu virus klasik yang sedang menghantam manusia. Virus pesimisme. Sajian karya foto jurnalistik harusnya meredam itu. Membangkitkan gairah optimisme publik di tengah rundungan duka yang belum menemui ujungnya. Kontribusi apa yang bisa diberikan oleh jurnalisme, khususnya foto jurnalistik?. Ada orang yang sampai hati, TV-nya dibanting-banting setelah menonton berita Covid-19. Sadis dan talewa-lewa. Peristiwa itu…

Read More

Legislator Muda Visioner

There is always first time for everything. Tidak ada satupun manusia di bumi yang lahir langsung mahir terhadap sesuatu. Tak terkecuali Rizki Pagala. Pada helatan pentas demokrasi setahun silam, Rizqi Brilian Pagala berhasil keluar hidup-hidup sebagai jawara dari Dapil “neraka”, Kadia dan Wua-wua. Ia masuk ke tengah-tengah pertarungan politisi berkaliber, senioritas, serta hadangan kekuatan finansial…

Read More

Hugua yang Jenaka

Catatan ini saya tulis setelah meliput deklarasi pasangan calon gubernur Asrun dan Hugua di lapangan Benu-benua, Kendari, tahun 2018 silam. **** *Respon positif orang tertawa jauh lebih menular dibanding emosi negatif seperti menjerit atau menangis. *Diawali dengan suara seperti sedikit tercekik yang muncul dari belakang tenggorokan, lalu berakhir dengan tawa terbahak-bahak. Umumnya ini adalah bentuk…

Read More

Pemain Kontradiktif dan Kontraproduktif

Kalau hendak dikalkulasi, data statistik performa permainan saya saat turnamen futsal antar jurnalis pagi tadi adalah nil. Mulai dari ball possession, shots on target sampai passing accuracy semua rata, nol besar. Satu-satunya yang menunjukan persentase meningkat hanya fouls. Namun diantara team mates yang lain hanya saya yang punya earth cover luas, alias banyak lari kosong….

Read More