Gesture Jokowi dan Substansi US-ASEAN Summit

“We are continue to elevate this partnership and strengthening our cooperation to make a better, save and more prosperious world to all our children,” ucap Biden mengakhiri sambutannya di hadapan para pemimpin negara-negara ASEAN. Semua pasti sepakat, apa yang dikatakan bos Kamala Harris itu sungguh mulia. Melalui US-ASEAN Summit, ia ingin memberi legasi yang baik pada peradaban….

Read More

Cita-cita Objektivitas Satu Data Indonesia

(Tulisan ini cuma dapat juara harapan kasian, pada lomba penulisan opini tingkat nasional oleh BPS RI) Satu tren yang gencar diinovasikan pemerintah dalam berbagai tingkatan ialah digitalisasi. Transformasi tersebut sebagai upaya perbaikan terhadap layanan publik. Namun, perbaikan moda layanan pun harus disertai produk layanan yang berkualitas. Tantangannya tidak hanya pada sistem, metodologi atau pemanfaatan artificial…

Read More

Kendari Pos Sebuah Universitas Kehidupan

Kendari Pos merajai rimba informasi faktual di Sulawesi Tenggara dengan kerja keras dan semangat kebersamaan. Tetap eksis di tengah virus pesimisme tumbuh subur dikalangan publik. Telah berpuluh tahun Harian Kendari Pos tekun menggeluti semesta kabar, informasi, jurnalisme dan media. Dalam rentang waktu tersebut Kendari Pos telah menelurkan ide-ide kreatif dalam menunjang pembangunan daerah. Pun, telah…

Read More

Yang “Dikutuk” Menulis Kebenaran

Seno adalah maestro. Ia memiliki dua profesi paradoks. Pengalamannya sebagai sastrawan jauh lebih banyak sebelum menjadi wartawan. Atas dua bidang itu, ia sangat lihai menyelundupkan kehendaknya (pandangan subjektif) dalam laporan jurnalistik dan sebaliknya, mengarang sebuah cerita fiksi seolah-olah merupakan fakta itu sendiri. Saya merasa kritik yang dilontarkannya terhadap jurnalisme dalam konteksnya di era dulu masih…

Read More

Fatamorgana Kebahagiaan

BPS sudah tiga kali menghitung derajat kebahagiaan orang. Indeks itu memosisikan Sulawesi Tenggara berada di posisi 20 pada tahun 2017. Tidak masuk sepuluh besar. Artinya kita belum bahagia, tidak berbahagia dengan kondisi waktu itu. Tidak puas dengan gaji, rezim, nasib, pasangan, teman dan lain-lainnya. Lalu pandemi muncul di tahun 2019. Statistik kembali mencatat di 2021…

Read More

Sebuah Antologi Fotografi Jurnalistik

Di tahun 2022 ada banyak target-target yang saya niatkan dalam hati. Salah satunya menghasilkan sebanyak-banyaknya karya dan tulisan. Alasannya bukan materialistik. Saya hanya tersinggung dengan kalimat Pram. Saya tidak ingin padam. Saya tidak ingin cepat punah. Seremeh itu. Overall buku selanjutnya adalah tentang fotografi. Editing serta layout sudah hampir rampung. Tahapannya sudah 98 persen. Sedang…

Read More

Vlad Putin yang Kunci-kunci Dunia

Pada kesempatan ini, saya mau akting. Berpura-pura sebagai seorang pengamat internasional, sekaligus pengamat antariksa, sekaligus pengamat politik, sekaligus pakar Timur Tengah dan sekaligus sejarawan yang profesional. Saya mau mau ngehambur air mulut tentang kampungnya Khabib Nurmagomedov yang sedang “baku ambil” dengan kampungnya Vitali Klitschko, yang jadi Wali Kota Kiev setelah pensiun dari dunia baku pukul….

Read More

Mandi Peluru di Gallipoli

Eugene Rogan punya seorang kakek. Namanya John McDonald. Pangkatnya Kopral Dua dan berusia 19 tahun saat mati diterjang peluru di Gallipoli pada tahun 1915. Saat perang dunia I meletus. John tidak menyiapkan bekal apa-apa untuk meregang nyawa di tempat yang ribuan kilometer jaraknya dari kampungnya di pedalaman Skotlandia. John memiliki sahabat, Charles Beveridge. Mereka berdua…

Read More

Fotografi Sebagai Agitasi dan Propaganda

Foto yang menjadi headline pada topik ini adalah masa penjajahan. Berdasarkan keterangan dari sumber foto: eenvandaag.avrotros.nl, Verzets Museum melalui akun @Album Sejarah Indonesia, peristiwa tersebut terjadi pada masa 1945-1949. Bersama 179 foto lainnya, foto itu ditemukan Joost Lamboo, seorang petugas Museum Verzets di Belanda. Kita sedang menyaksikan kenyataan sadistik, dua pemuda pribumi (Indonesia) dan masih…

Read More
Rumah-Adat-Tradisional-Banua-Tada-Suku-Wolio-Buton-Sulawesi-Tenggara

Malige Merangkai Jejak Peradaban Buton

Seiring perkembangan peradaban manusia, maka kebiasaan akan membentuk polanya sendiri. Di antara kebiasaan itu ialah tradisi arsitektural dan langgam konstruksi yang khas. Sebagai sebuah wilayah kesultanan yang telah ada ratusan tahun lamanya, peradaban di Buton juga meninggalkan karya nyata serupa Malige yang sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut oleh disiplin ilmu arsitektur modern. Malige kerap…

Read More

Tembok Batu yang Menjembatani Masa Lalu

Teluk, selat, hingga lautan yang membentang dan ngarai yang membagi nusantara ke dalam pulau-pulau adalah realitas geografis yang menjadikan bangsa Indonesia multikultural. Di dalam rimbun keragaman budaya, dari ujung Sumatra hingga ratusan etnis di pelosok Papua, muncul satu peradaban kecil yang berhasil membius mata dunia. Ialah Kesultanan Buton dengan legacy kolosal di era modern berupa…

Read More

Hari Guru, Waktu yang Tepat Berkelahi dengan Mereka

“Menurut saya, sistem pendidikan di sekolah saya adalah yang terbaik di dunia. Ya, terbaik dalam membunuh kecerdasan dan karakter orang.” Saya dengar pernyataan itu dalam kongres Anak Nasional tentang sistem pendidikan, tapi saya lupa lewat platfrom yang mana. Berangkat dari kredo menyakitkan itu, pada momentum Hari Guru ini, saya banyak terkenang dialektika bersama guru-guru selama…

Read More

Mitra Statistik yang Mengakrabi Gawai

Beberapa tahun terakhir saya sering mendapati bagian dedaunan dan semak belukar menempel pada pakaian La Dito sehabis pulang kerja. Bekerja sebagai mitra statistik di wilayah Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, tiap akhir bulan, kerap kali ia harus menyusuri kebun-kebun dan hutan dalam rangka mengamati fase tumbuh tanaman tertentu. Badan Pusat Statistik merupakan salah…

Read More

Legislator Muda Visioner

There is always first time for everything. Tidak ada satupun manusia di bumi yang lahir langsung mahir terhadap sesuatu. Tak terkecuali Rizki Pagala. Pada helatan pentas demokrasi setahun silam, Rizqi Brilian Pagala berhasil keluar hidup-hidup sebagai jawara dari Dapil “neraka”, Kadia dan Wua-wua. Ia masuk ke tengah-tengah pertarungan politisi berkaliber, senioritas, serta hadangan kekuatan finansial…

Read More