Sampuabalo yang tak Kehilangan Soliditas
Sampuabalo. Di sana saya pertama kali mengenal laut, hingga kenyang menghidu aromanya. Pertama kali pula saya ketakutan karena sosok Jini Karompu (mahkluk astral yang bersemayam di semak belukar). Saya masih sanggup mengenang bagaimana orang desa menelusuri karang dan lamun di malam hari. Kekal dalam ingatan saya tentang anak-anak Sampuabalo yang membenamkan dadanya ke bumi, lalu…
