Jadilah Homo Deus, Bukan Homo Bareng

Ada satu masa, dimana untuk menyambung napas manusia harus makan kotoran seperti anjing, terkadang berebut meminum darah yang mengalir saat sapi dan kerbau disembelih. Di episode lain, ada manusia yang mati ramai-ramai layaknya hama yang diracun. Kengerian itu tak berhenti disitu, jutaan nyawa manusia pernah tumbang akibat saling bunuh antar sesama. Dari zaman Mesir Kuno,…

Read More

Reinventing Birokrasi

Berkuliah lagi setelah 8 tahun vakum dari dunia akademis adalah jalan ninja bagi saya pribadi untuk mencari inspirasi mengisi konten di blog ini. Anehnya, saya kadang kehilangan orientasi. Saking sibuknya kuliah dan bergelut dengan tugas-tugas, saya jadi lupa ada blog yang harus diasuh yang notabene menjadi alasan saya untuk tetap menulis dan mengisi konten di…

Read More

Wawasan Kemaritiman

Indonesia adalah negara lautan yang ditaburi pulau-pulau tepat di persimpangan samudera pasifik dan Hindia. Sebagai archipelago, Indonesia harus memiliki kapasitas wawasan kemaritiman yang lebih baik dibanding negara-negara kontinental. Wawasan maritim secara populer dapat diartikan sebagai pemahaman yang luas dan mendalam tentang pentingnya laut sebagai sumber daya alam yang kaya dan strategis bagi kehidupan manusia. Hal…

Read More

Pekerja Lokal Cita Rasa Global

Memasuki dunia kerja di era digital yang semakin terhubung secara global membutuhkan persiapan yang lebih baik dan kompetensi yang lebih luas daripada sebelumnya. Para profesional yang siap untuk menghadapi dunia kerja dengan kompetensi global memiliki keunggulan dalam menghadapi tantangan baru yang muncul dan meraih kesuksesan di lingkungan kerja yang semakin kompetitif. Proyeksi tenaga kerja Indonesia…

Read More

Meretas Manusia Lewat Kurikulum

Entah secadas apa lingkungan tempat La Ronta tumbuh dan segetir apa pengalaman yang dilaluinya. Di hari  pertama ia kembali merasakan atmosfer ruang kelas setelah sekian lama berjibaku dengan terik, bising deru  kendaraan dan debu jalanan, ia menunjukkan sisi liarnya. Bocah putus sekolah itu enteng saja menggambar  kelamin manusia seukuran halaman bukunya. Tingkahnya membuat kakak guru…

Read More

Memaklumi Rezim AMAN Lewat “Sang Arsitek Sultra Raya”

Setelah membaca “Sang Arsitek Sultra Raya,” saya baru agak memaha­mi apa yang menjadi alasan rezim Ali Mazi-Lukman begitu berambisi mem­bangun karya monumental, di tengah suara-suara minor yang mendengung­kan isu priority. Dua pasangan itu memberi kesan ingin keluar dari dominasi pemikiran bahwa kesejahteraan masyarakat akan terwujud manakala semua instrumen kebijakan saling sinergi menggerakan roda ekonomi. Nampaknya…

Read More