Cerita yang Tertinggal di Pasir Bokori
Pagi itu, langit seperti kanvas biru yang belum sempat tersentuh kuas. Angin laut membawa aroma asin. Beberapa langkah kaki terlihat tergesa menyusuri titian dermaga. Dan seketika, deru mesin perahu kecil meraung dalam gemericik biru yang dalam. Ada yang tersenyum sambil menenteng barang-barang, ada yang membawa sapu, perlengkapan makan, parang, bahkan ada yang cuma membawa semangat…
