WALENGKABOLA, THE OPPOSITE OF PROGRESS

Meskipun pengalaman dan preferensi orang bisa bervariasi, healing di kampung halaman bisa jadi sangat menguntungkan. Di kampung sering kali menawarkan lingkungan yang jauh lebih tenang dan alami dibandingkan dengan perkotaan. Udara segar, kehijauan, dan ketenangan alam dapat memberikan rasa ketenangan dan mengurangi stres. Tinggal di kampung, kualitas hidup sebagai seorang anak manusia bisa lebih baik….

Read More

Tinggal Kenangan

SATU-SATUNYA yang tak akan mungkin kembali ialah waktu. Akan tetapi, bersama sebuah foto, cuplikan kenangan yang sejatinya tinggalah angan-angan dapat sejenak terhenti. Dokumentasi foto sebuah objek atau cerita mampu mengembalikan waktu yang telah kita lalui dalam bentuk ingatan. Uniknya mengenai masa lalu entah itu getir atau indah ialah tak ada yang benar-benar bisa kita lupakan….

Read More

Ketika Laki-laki Jadi Budak Wanita

Jika dijalan, ketemu Ibu-ibu, naik motor, sen kiri tapi jalan lurus atau belok kanan. Segeralah menghilang. Mereka adalah Penguasa Bumi, mereka adalah Super Saiya dari Planet Namek yang memiliki tiga matahari, dan hitungan Waktu yang lebih pendek. Jadi jika tidak mau terbakar dan tidak mau berumur pendek, segeralah melenyapkan diri. Menurut Esther Vilar, penulis campuran…

Read More

Seluruh Mama yang Menelan Pahit Semua Nelangsa

Saya sudah banyak membuka kamus. Saat kau pulas di malam hari, saya tekun menelusuri tiap lembarnya. Dan hingga di detik kau membaca tulisan ini, tak satupun kutemukan frasa dan diksi yang mewakili dirimu. Saya selalu kehilangan kata-kata jika disuruh mendeskripsikan tentangmu. Ide-ide dan gagasan yang pernah tertulis dan kutumpuk acak-acakkan dilemari gardus indomie, semua catatan…

Read More

Gajah Mada yang Lebih Jago dari Iron Man (1/4)

Saya mau bercerita tentang “ke-jagoan-an” Gajah Mada. Sepertinya orang jago seperti Gajah Mada sudah tidak dilahirkan lagi di bumi nusantara kita. Secara eufimistik, Gajah Mada seperti Jon Snow dalam the Battle of Bastard di serial Game of Throne. Sosok yang muncul dari zero menjadi hero. Keberaniannya seperti Achilles dalam Troy. Gaya bertarungnya seperti Leonidas, Raja…

Read More

Arteta Lupa, Arsenal Punya Senjata

Pertandingan Arsenal di Anfield tadi malam tidak menunjukkan jati diri The Gunners sebenarnya. Lebih mirip The Gentlemen. Terlalu sopan. Mereka lupa kalau pertandingan tidak cukup hanya dihormati, tetapi juga harus dimenangkan. Bahkan media Kompas menyebut laga Liverpool kontra Arsenal ibarat duel dua petinju legendaris yang saling menghormati. Mungkin itu cukup beralasan mengapa kedua tim bermain…

Read More

Mengapa Indonesia Raya Setiap Pagi?

Sekarang di kantor tiap jam 10 pagi wajib dengar dan nyanyikan lagu Indonesia Raya. Bukan karena mau upacara, tapi karena negara takut warganya lupa kalo tinggal di Indonesia. Mungkin, biar nasionalisme tetap hidup. Tapi rasa-rasanya nasionalisme kita sudah seperti tanaman hias—harus disiram tiap pagi pake lagu!. Sejak kebijakan baru turun dari langit birokrasi Pemerintah Sulawesi…

Read More

Papalimbang Peretas Jarak

Foto tentang para pemangkas jarak. Mereka meniti lautan tepat pada mulut teluk menggunakan perahu bermesin motor tempel. Antara Lapulu dan Kota Lama, Papalimbang meretas jarak dalam skala menit. Sejak saban hari dua wilayah itu telah bertukar populasi. Deru mesin motor tempel isyaratkan hari telah menjelang. Hadirnya Papalimbang memperpendek jarak tempuh kawasan barat dan timur Kota…

Read More

Kendari Pos Sebuah Universitas Kehidupan

Kendari Pos merajai rimba informasi faktual di Sulawesi Tenggara dengan kerja keras dan semangat kebersamaan. Tetap eksis di tengah virus pesimisme tumbuh subur dikalangan publik. Telah berpuluh tahun Harian Kendari Pos tekun menggeluti semesta kabar, informasi, jurnalisme dan media. Dalam rentang waktu tersebut Kendari Pos telah menelurkan ide-ide kreatif dalam menunjang pembangunan daerah. Pun, telah…

Read More

Sultra dan Asa Menjadi Titik Singgah Kapal Pesiar

Ada yang istimewa di Pelabuhan Murhum Baubau, Minggu (13/7/2025). Kapal pesiar NV. Silver Cloud milik Cruise Asia Indonesia (Bali) melintasi selat Buton dan perlahan-lahan merapat. Dari balik dek, ratusan pasang mata wisatawan mancanegara menatap antusias Kota “Semerbak” Baubau, Sulawesi Tenggara yang belum pernah terdengar oleh mereka sebelumnya. Di hari itu, Baubau menjadi wajah pertama Sultra…

Read More

Daya Hidup Khalid dan John Rambo

Selain Bollywood, saya addicted pada film ber-genre history, action dan war. Itulah sebabnya ketika membaca sirah Nabawiyah, saya selalu fokus di adegan perangnya. Sensasinya lebih terasa dibanding nonton serial Avenger. Misalnya pada perang Mut’ah. Nabi kita mengutus 3000 pasukan melawan Bushra yang saat itu keji membunuh utusan nabi untuk menyampaikan risalah. Bushra berani karena dibeking…

Read More

Benar. Tapi Tidak Lengkap

Viktor Laiskodat bilang laut adalah penyumbang oksigen terbesar di dunia. Bukan hutan. Media sosial pun riuh. Ada yang marah. Ada yang menertawakan. Ada juga yang bingung. Sejak kecil kita diajari satu hal: hutan adalah paru-paru dunia. Terutama hutan hujan tropis.Maka ketika ada pejabat bilang sebaliknya, rasanya seperti ada yang dibalik. Padahal, persoalannya bukan siapa benar…

Read More

Dispar Sultra Mengamuk Lagi

Orang mengenal dunia pariwisata lewat lanskap yang memanjakan mata. Namun Dispar Sultra FC membalik seluruh definisi itu menjadi permainan keras, cepat, dan mematikan di depan gawang lawan. Manakalah publik mengenal pariwisata sebagai wajah keindahan, tim berjuluk the sunrise justru hadir sebagai ironi, bukan mempertontonkan estetika, melainkan sepak bola yang dingin, brutal, dan mematikan. Tim yang…

Read More

Laga Hampir Sengit: Dispar VS Dishub

Aleena Mini Soccer kembali jadi saksi pertaruhan reputasi antara dua otoritas dengan fungsi berbeda, Dispar Sultra FC vs Dishub Sultra FC. Pertandingan bertajuk Wonderful Match kali ini bukan cuma soal taktik, tapi juga soal siapa yang napasnya tersisa sampai menit akhir. Ini adalah dua tim yang datang dengan cerita masing-masing, sama-sama bikin para analis taputar…

Read More

PEREMPUAN SOKOGURU BERNEGARA

Seharusnya perempuan itu merayakan hari jadinya pada momen ketika Hawa diciptakan dari sulbi Adam as. Tapi itu percakapan langit. Lagian, waktu itu kalender Gregorian belum ditemukan. Berhubung belum ada, akhirnya kaum mama-mama di barat sepakat mengikuti Clara Zetkin, sang pelopor. Menetapkan 8 Maret sebagai timer, pengingat perjuangan perempuan menuntut persamaan hak setelah serangkaian aksi demonstrasi…

Read More