Surahman yang Menembus Tapal Batas

Keputusan membuang diri dari gugusan pulau di persimpangan laut banda dan flores adalah langkah revolusioner bagi napak tilas hidup Surahman. Hijrahnya ke Kendari membawa setangkup harapan akan suatu kehidupan yang layak dan lebih baik. Berangkat dari perahu yang kecil bukanlah hal mudah baginya untuk masuk ke percaturan hidup perkotaan. Bahkan, untuk sekadar berbicara pun, ia…

Read More

Yang “Dikutuk” Menulis Kebenaran

Seno adalah maestro. Ia memiliki dua profesi paradoks. Pengalamannya sebagai sastrawan jauh lebih banyak sebelum menjadi wartawan. Atas dua bidang itu, ia sangat lihai menyelundupkan kehendaknya (pandangan subjektif) dalam laporan jurnalistik dan sebaliknya, mengarang sebuah cerita fiksi seolah-olah merupakan fakta itu sendiri. Saya merasa kritik yang dilontarkannya terhadap jurnalisme dalam konteksnya di era dulu masih…

Read More

Awal Perang yang Meruntuhkan

Ali Riza Eti berpangkat kopral saat kesultanan Utsmaniyah berperang untuk terakhir kalinya sebelum runtuh. Ia seorang terpelajar, seorang dokter, asalnya dari sebuah desa kecil di Turki bagian Timur. Ia wajib militer saat berusia 27 tahun. Ketika itu ia telah menikah dan memiliki seorang anak. Sebagai dokter, masa depannya pastilah menjanjikan. Tapi Eti memilih menyerahkan hidupnya…

Read More

Fatamorgana Kebahagiaan

BPS sudah tiga kali menghitung derajat kebahagiaan orang. Indeks itu memosisikan Sulawesi Tenggara berada di posisi 20 pada tahun 2017. Tidak masuk sepuluh besar. Artinya kita belum bahagia, tidak berbahagia dengan kondisi waktu itu. Tidak puas dengan gaji, rezim, nasib, pasangan, teman dan lain-lainnya. Lalu pandemi muncul di tahun 2019. Statistik kembali mencatat di 2021…

Read More

Sebuah Antologi Fotografi Jurnalistik

Di tahun 2022 ada banyak target-target yang saya niatkan dalam hati. Salah satunya menghasilkan sebanyak-banyaknya karya dan tulisan. Alasannya bukan materialistik. Saya hanya tersinggung dengan kalimat Pram. Saya tidak ingin padam. Saya tidak ingin cepat punah. Seremeh itu. Overall buku selanjutnya adalah tentang fotografi. Editing serta layout sudah hampir rampung. Tahapannya sudah 98 persen. Sedang…

Read More

Rindu yang Karam

Rindu itu ingatan. Mereka punya cara kerja yang menyiksa dan kejam. Mau aku ceritakan perihal kengeriannya? Sejak malam!. Gulita akan memelihara dan merawat seluruh gemuruh dendam terhadap pertemuan. Jelaga di langit mendekapmu erat, hingga tak ada ‘temu’ berbaik hati menolongmu. Menampung semua kesepian yang menyergap tubuhmu. Kau tidak bisa berharap banyak kepada mimpi, karena itu…

Read More

Ibuku yang Gila

Ayah selalu lelah setiap pulang kerumah. Bajunya selalu kotor. Anak itu juga membantu ibu. Memasak, mencuci tangan dan mencuci rambut ibunya dua atau tiga hari sekali. *** Musim sudah semakin tak menentu dan pagi ini dingin terlalu menusuk, menembus hingga kedalam belulang. Ia ambil beberapa lembar pakaian basah kemudian ditaburi dengan sisa-sisa deterjen, meski ia…

Read More

Tinggal Kenangan

SATU-SATUNYA yang tak akan mungkin kembali ialah waktu. Akan tetapi, bersama sebuah foto, cuplikan kenangan yang sejatinya tinggalah angan-angan dapat sejenak terhenti. Dokumentasi foto sebuah objek atau cerita mampu mengembalikan waktu yang telah kita lalui dalam bentuk ingatan. Uniknya mengenai masa lalu entah itu getir atau indah ialah tak ada yang benar-benar bisa kita lupakan….

Read More

Bunyi Derit Roda-roda Tua

Ada banyak rentetan kisah luar biasa lahir dari tiap sudut jalanan kota. Seperti cerita roda-roda tua yang dikayuh kaki-kaki renta. Tiap deritnya seolah bercerita. Entah tentang bertahan dari gilasan roda zaman yang kian modern. Ataupun kesederhanaan dan ketulusan yang tetap lestari. Ditengah desakan zaman perlahan-lahan becak kayuh ditinggalkan. Baik oleh pengayuhnya maupun para penumpang. Atas…

Read More

Vlad Putin yang Kunci-kunci Dunia

Pada kesempatan ini, saya mau akting. Berpura-pura sebagai seorang pengamat internasional, sekaligus pengamat antariksa, sekaligus pengamat politik, sekaligus pakar Timur Tengah dan sekaligus sejarawan yang profesional. Saya mau mau ngehambur air mulut tentang kampungnya Khabib Nurmagomedov yang sedang “baku ambil” dengan kampungnya Vitali Klitschko, yang jadi Wali Kota Kiev setelah pensiun dari dunia baku pukul….

Read More

Daya Hidup Khalid dan John Rambo

Selain Bollywood, saya addicted pada film ber-genre history, action dan war. Itulah sebabnya ketika membaca sirah Nabawiyah, saya selalu fokus di adegan perangnya. Sensasinya lebih terasa dibanding nonton serial Avenger. Misalnya pada perang Mut’ah. Nabi kita mengutus 3000 pasukan melawan Bushra yang saat itu keji membunuh utusan nabi untuk menyampaikan risalah. Bushra berani karena dibeking…

Read More

Mandi Peluru di Gallipoli

Eugene Rogan punya seorang kakek. Namanya John McDonald. Pangkatnya Kopral Dua dan berusia 19 tahun saat mati diterjang peluru di Gallipoli pada tahun 1915. Saat perang dunia I meletus. John tidak menyiapkan bekal apa-apa untuk meregang nyawa di tempat yang ribuan kilometer jaraknya dari kampungnya di pedalaman Skotlandia. John memiliki sahabat, Charles Beveridge. Mereka berdua…

Read More

Fotografi Sebagai Agitasi dan Propaganda

Foto yang menjadi headline pada topik ini adalah masa penjajahan. Berdasarkan keterangan dari sumber foto: eenvandaag.avrotros.nl, Verzets Museum melalui akun @Album Sejarah Indonesia, peristiwa tersebut terjadi pada masa 1945-1949. Bersama 179 foto lainnya, foto itu ditemukan Joost Lamboo, seorang petugas Museum Verzets di Belanda. Kita sedang menyaksikan kenyataan sadistik, dua pemuda pribumi (Indonesia) dan masih…

Read More