Kambuaya dan Tendangan Layangan Putus

Sepakbola lahir di Inggris, tumbuh, berkembang biak dan membudaya di Brasil, lalu menemui ajalnya di Indonesia. Sepakbola sebagai olahraga, budaya, bahkan bisnis, semuanya mati. Saya harus bilang begitu. Terpaksa. Karena ini sudah nda maso akal. Masa lima kali final, lima kali juga kalah. Jagoannya India saja pernah kalah, tapi menang akhirnya. Mengharapkan leg 2, siapa yang…

Read More

Asniwun Nopa: Selamanya Mengabdi, Tanpa Henti Menginspirasi

“Masih banyak pelosok negeri yang belum kita sambangi, masih banyak senyum anak negeri yang belum kita nikmati”, (Asniwun Nopa). Daripada mengutuk kegelapan lebih baik menyalakan lilin peradaban. Semangat itulah yang ingin diteriakkan seorang Asniwun Nopa dalam merespon problematika pendidikan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Dengan latar belakang pendidikan di bidang hukum, membuat seorang Asni jeli dalam…

Read More

Membaca Dunia Bekerja Lewat the Divide

Jika saya harus menggambarkan buku ini dalam satu kalimat, maka Jason Hickel dalam the Divide berhasil menelanjangi tatanan ekonomi global yang sangat memihak pada barat (kapitalisme). *** Pertama kali saya menemukan buku ini ketika berselancar di market place Tokopedia di bulan Juni 2022 yang lalu. Saya tidak terlalu memerhatikan banyak detail, ketika membaca prolognya, saya…

Read More

Buton Menambang, Karawang Menimbang

Ingat!!..ini untuk kata-kata hari ini.Daerah tambang sering tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi gagal tumbuh sebagai ruang hidup yang sejahtera. Tambang mungkin menggerakkan ekonomi, tetapi belum tentu mengangkat martabat sosial masyarakat sekitar. Dan kita terlalu rajin mengukur pembangunan dari nilai investasi, bukan dari kualitas hidup warga yang tinggal di sekitarnya. Ironi purba kembali lahir di tanah…

Read More

Genosida Thanos dan Cuci Tangan Sebelum Makan

Setiap waktu makan, saya selalu kena omel istri. Hanya karena tidak cuci tangan dulu. Lama hidup di Malaysia, dia jadi tidak tahu aslinya orang Indonesia bagaimana. Kapala batu. Pamalas cuci tangan.  Lihat saja sendiri, kampanye pemerintah yang “3M” itu, bagaimana kemajuannya? Terka-terka saja dalam hati. Kalo pun dicuci, ya, sekadar celup saja. Yang penting tangan…

Read More

Jangan Sampai Ditelan Pandemi

Ada satu virus klasik yang sedang menghantam manusia. Virus pesimisme. Sajian karya foto jurnalistik harusnya meredam itu. Membangkitkan gairah optimisme publik di tengah rundungan duka yang belum menemui ujungnya. Kontribusi apa yang bisa diberikan oleh jurnalisme, khususnya foto jurnalistik?. Ada orang yang sampai hati, TV-nya dibanting-banting setelah menonton berita Covid-19. Sadis dan talewa-lewa. Peristiwa itu…

Read More

Hari Guru, Waktu yang Tepat Berkelahi dengan Mereka

“Menurut saya, sistem pendidikan di sekolah saya adalah yang terbaik di dunia. Ya, terbaik dalam membunuh kecerdasan dan karakter orang.” Saya dengar pernyataan itu dalam kongres Anak Nasional tentang sistem pendidikan, tapi saya lupa lewat platfrom yang mana. Berangkat dari kredo menyakitkan itu, pada momentum Hari Guru ini, saya banyak terkenang dialektika bersama guru-guru selama…

Read More

Taktik Lempar Jauh Bikin Harapan Jauh

Lempar Jauh ala Timnas: Jurus Lawas yang Kini Gagal Total Vanenburg heran, kenapa Jens Raven cs sulit cetak gol ke gawang Vietnam. Padahal anak asuhnya bermain sangat dominan. Di final ASEAN U-23 Championship 2025, Ball posses Timnas Indonesia capai 68%. Indonesia menguasai pertandingan sejak menit awal. Mereka mengendalikan tempo, menggempur dari sayap, dan sesekali membuat…

Read More

Pemain yang Bernapas dengan Lidah

“Sebenarnya tim Dispar Sultra FC bisa menang, satu-satunya kelemahan kita adalah kita cuma lemah saja,” begitu kata Komang, seorang Cules sejati. Sebuah motivasi biadab yang mampu mencabut Semeru dari akarnya. Tadi malam ada jadwal pertandingan eksebisi bertajuk Wonderful Match mempertemukan Dispar Sultra FC VS BRI Kendari FC di Aleena Mini Soccer. Laskar Bokori julukan Dispar…

Read More

Kebenaran Tak Selalu Menang

Menonton beberapa episode Beyond the Bar membuat saya mengenang kalimat Margarito Khamis saat mengikuti salah satu giat bedah buku yang ia hadiri, bahwa pengacara (penegak hukum non-aparat) itu, satu kakinya sudah menginjak neraka. Oleh karena itu harus pandai-pandai mengakali, agar kaki sebelahnya tidak ikut terperosok. Kalimat dari pakar hukum tata negara itu, seperti gema yang…

Read More

Hugua yang Jenaka

Catatan ini saya tulis setelah meliput deklarasi pasangan calon gubernur Asrun dan Hugua di lapangan Benu-benua, Kendari, tahun 2018 silam. **** *Respon positif orang tertawa jauh lebih menular dibanding emosi negatif seperti menjerit atau menangis. *Diawali dengan suara seperti sedikit tercekik yang muncul dari belakang tenggorokan, lalu berakhir dengan tawa terbahak-bahak. Umumnya ini adalah bentuk…

Read More

Abdi Negara

Saya merekam momen ini pada November, waktu mendapat tugas liputan foto pelaksanaan SKD CPNS 2018. Saya berjalan pulang menuju parkiran motor, momen ini kemudian terjadi. lewat begitu saja. Tiba-tiba dan sangat cepat. Hanya dalam hitungan detik. Split second, split moment. Saya sudah tidak bisa meraih kamera yang telah aman di dalam tas. Saya salah perhitungan….

Read More

Tembok Batu yang Menjembatani Masa Lalu

Teluk, selat, hingga lautan yang membentang dan ngarai yang membagi nusantara ke dalam pulau-pulau adalah realitas geografis yang menjadikan bangsa Indonesia multikultural. Di dalam rimbun keragaman budaya, dari ujung Sumatra hingga ratusan etnis di pelosok Papua, muncul satu peradaban kecil yang berhasil membius mata dunia. Ialah Kesultanan Buton dengan legacy kolosal di era modern berupa…

Read More

Sampuabalo yang tak Kehilangan Soliditas

Sampuabalo. Di sana saya pertama kali mengenal laut, hingga kenyang menghidu aromanya. Pertama kali pula saya ketakutan karena sosok Jini Karompu (mahkluk astral yang bersemayam di semak belukar). Saya masih sanggup mengenang bagaimana orang desa menelusuri karang dan lamun di malam hari. Kekal dalam ingatan saya tentang anak-anak Sampuabalo yang membenamkan dadanya ke bumi, lalu…

Read More

Indonesia, Rumah Solidaritas Universal

Cerita tentang keadilan dan kemakmuran masih menjadi amanat purba konstitusi yang belum kelar diperjuangkan segenap anak bangsa, utamanya kaum muda. Perjalanan memperoleh identitas sebagai Indonesia begitu terjal, penuh liku dan kompleks secara multidimensional. Tentu situasi perjuangan pergerakan nasional pemuda di awal kebangkitan nasionalisme memiliki konteks berbeda di era kini. Namun badai pandemi covid-19 sebagai penyempurna…

Read More