Kenapa Film India Sering “di Luar Nurul?”

Kill adalah film India tentang jagoan yang mengandalkan luka batin, bukan latihan fisik. Maksudnya, skill baku pukulnya bisa meningkat hanya kalo kerabatnya mati dibunuh penjahat. Ini berarti nda bagus dijadikan teman. Entah kenapa saya menulis ini, tapi mungkin ini karena baru pertama film India yang sa nonton memiliki jagoan yang setengah matang, bukan setenga dewa,…

Read More

Meneroka Bahasa yang Nyaris Lenyap Lewat Bola dan Tawa

Bola Pinoama: Bahasa, Budaya dan Bola yang Menyatukan Di tengah gegap gempita dunia perfilman nasional yang semakin modern dan digital lewat genre populer, Alan, sineas kawakan dari Lande justru memilih kembali ke akar; bahasa dan budaya lokal. Ia menyuarakan keresahannya tentang semakin tergerusnya bahasa daerah, khususnya bahasa Wolio di kalangan generasi muda melalui film pendek…

Read More

Sulawesi dan Ikrar Diam-diam di Manado

Tak banyak yang tahu, bahwa sebuah ide besar kadang lahir dari pinggiran. Bukan dari kota besar yang hiruk pikuk, tapi dari kejauhan jazirah di tenggara pulau berjuluk Celebes, yang sejak lama menanam mimpi tentang keterhubungan, tentang pariwisata yang tidak hanya megah, tapi juga bermartabat. Sulawesi Tenggara, dalam diam dan kerja, pelan-pelan menabur benih gagasan itu….

Read More

Sultra dan Asa Menjadi Titik Singgah Kapal Pesiar

Ada yang istimewa di Pelabuhan Murhum Baubau, Minggu (13/7/2025). Kapal pesiar NV. Silver Cloud milik Cruise Asia Indonesia (Bali) melintasi selat Buton dan perlahan-lahan merapat. Dari balik dek, ratusan pasang mata wisatawan mancanegara menatap antusias Kota “Semerbak” Baubau, Sulawesi Tenggara yang belum pernah terdengar oleh mereka sebelumnya. Di hari itu, Baubau menjadi wajah pertama Sultra…

Read More

Naga Teluk Kendari dan Harga Tomat

Entah siapa lagi yang duluankan, bahwa di dalam teluk Kendari bersemayam seekor naga, terkurung, terpenjara dalam sedimen lumpur, tempat hukuman para dewa…. Bahkan, seorang pawang naga sudah repot turun tangan menghanyutkan tiga biji telur ayam kampung. Kita masih menunggu gebrakan petani tomat, yaa minimal klan pengendali Inflasi bisa beraksi. Supaya kita, bisa nyaman makan telur…

Read More

Menakar Kompetensi Tukang hingga Manajer Proyek: Gatensi Baubau Gelar Uji Sertifikasi Tahap Ketiga

WKNBr, Baubau – Hiruk pikuk dunia konstruksi kian kompleks hingga menuntut transparansi dan akuntabilitas proyek-proyek pemerintah. Oleh karena itu sertifikasi tenaga kerja konstruksi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar. Tanpa bukti kompetensi yang sah, para pekerja—mulai dari tukang hingga manajer proyek—terancam tak bisa ikut dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kesadaran akan hal itu…

Read More

Mengapa Indonesia Raya Setiap Pagi?

Sekarang di kantor tiap jam 10 pagi wajib dengar dan nyanyikan lagu Indonesia Raya. Bukan karena mau upacara, tapi karena negara takut warganya lupa kalo tinggal di Indonesia. Mungkin, biar nasionalisme tetap hidup. Tapi rasa-rasanya nasionalisme kita sudah seperti tanaman hias—harus disiram tiap pagi pake lagu!. Sejak kebijakan baru turun dari langit birokrasi Pemerintah Sulawesi…

Read More

Ancaman Sunyi bagi Demokrasi

Entah siapa lagi yang karang ini istilah, saya pertama dengar ketika membaca satu artikel yang dikirim ke WAG. Rightsizing, secara harfiah, berarti “penyesuaian ukuran”. Dalam praktiknya, istilah ini digunakan oleh korporasi untuk menggambarkan restrukturisasi organisasi agar lebih efisien dan kompetitif. Tidak selalu identik dengan pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi dalam banyak kasus—seperti yang terjadi di…

Read More

Battle of Sultra

Sulawesi Tenggara, tahun 2045. Langit yang biasanya biru cerah di atas Teluk Kendari yang cokelat, kini dipenuhi jelaga hitam. Bunyi dentuman tidak lagi datang dari barongsai Kota Lama atau meriam bambu di penjuru desa, melainkan dari tembakan sporadis rudal, mortir dan senapan mesin. Provinsi yang dulu dikenal damai, dengan laut Wakatobi yang bening dan hamparan…

Read More

Ketika Laki-laki Jadi Budak Wanita

Jika dijalan, ketemu Ibu-ibu, naik motor, sen kiri tapi jalan lurus atau belok kanan. Segeralah menghilang. Mereka adalah Penguasa Bumi, mereka adalah Super Saiya dari Planet Namek yang memiliki tiga matahari, dan hitungan Waktu yang lebih pendek. Jadi jika tidak mau terbakar dan tidak mau berumur pendek, segeralah melenyapkan diri. Menurut Esther Vilar, penulis campuran…

Read More

Cerita Abang Husain yang Kecelakaan

Jumat, 12 Juli 2024, adalah hari yang tak akan saya lupakan—bukan karena saya memenangkan undian, tapi karena kaki kanan saya tergilas gir motor. Kelakuan Abi saya. Ya, tiga jari saya terluka parah sekali, bahkan satu jari hampir memutuskan untuk “resign” dari tubuh saya. Tapi tenang, saya tetap mempertahankannya, meski sepertinya dia sudah mengajukan surat pengunduran…

Read More

House of the Dragon: A Fiery Precursor to Westeros

House of the Dragon berhasil menghidupkan kembali keajaiban dan intrik yang membuat Game of Thrones begitu fenomenal. Sebagai prekuel, serial ini dengan mahir membangun dunia Westeros yang lebih dalam, terutama dengan fokus pada dinasti Targaryen di puncak kejayaannya. Salah satu kekuatan utama serial ini adalah penggambaran yang luar biasa tentang dunia naga. Tidak hanya sebagai…

Read More

ALLEGRIA SEPAKBOLA MASA KECIL

Tidak pake wasit. Begitu cara kami dulu bermain sepakbola. Imbasnya, segala pelanggaran pasti melewati proses perundingan dulu. Ini mengandung filosofi mendalam bahwa kami telah digembleng berdiplomasi sejak kecil, layaknya para negarawan di kancah global. Secara fisik juga termasuk kuat. Kami bisa bermain over durasi. Pulang sekolah jam 1 siang, sejam kemudian semua sudah berkumpul di…

Read More

Pertarungan Doti 4.0

Catatan ini adalah tugas mata kuliah Filsafat Administrasi. Saya memilih tema bernuansa “doti 4.0” dilatarbelakangi oleh viralnya di media sosial (waktu itu) praktik penggunaan jasa dukun dalam pemilihan kepala desa serentak di suatu daerah di Sulawesi Tenggara yang menunjukkan bahwa dalam sistem demokrasi modern, pendekatan spiritual masih dipergunakan bersama dengan upaya kampanye maupun dalam tahapan…

Read More

Jaga Kewarasan dalam Seteru Laut China Selatan

Buih konflik di kawasan Laut China Selatan bisa menjadi bom waktu dan meledak tanpa ancang-ancang. Tetapi, komitmen dan kolaborasi Indonesia, claimant states, bersama ASEAN dan Tiongkok bisa merekayasa ledakan itu sebatas percikan letusan kembang api, dentumannya boleh menggelegar namun indah dipandang dan tidak merongrong kedaulatan siapapun. *** Demi kemanusiaan, menjaga stabilitas dan perdamaian di Laut…

Read More