Naga Teluk Kendari dan Harga Tomat

Entah siapa lagi yang duluankan, bahwa di dalam teluk Kendari bersemayam seekor naga, terkurung, terpenjara dalam sedimen lumpur, tempat hukuman para dewa…. Bahkan, seorang pawang naga sudah repot turun tangan menghanyutkan tiga biji telur ayam kampung. Kita masih menunggu gebrakan petani tomat, yaa minimal klan pengendali Inflasi bisa beraksi. Supaya kita, bisa nyaman makan telur…

Read More

Menakar Kompetensi Tukang hingga Manajer Proyek: Gatensi Baubau Gelar Uji Sertifikasi Tahap Ketiga

WKNBr, Baubau – Hiruk pikuk dunia konstruksi kian kompleks hingga menuntut transparansi dan akuntabilitas proyek-proyek pemerintah. Oleh karena itu sertifikasi tenaga kerja konstruksi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar. Tanpa bukti kompetensi yang sah, para pekerja—mulai dari tukang hingga manajer proyek—terancam tak bisa ikut dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kesadaran akan hal itu…

Read More

Mengapa Indonesia Raya Setiap Pagi?

Sekarang di kantor tiap jam 10 pagi wajib dengar dan nyanyikan lagu Indonesia Raya. Bukan karena mau upacara, tapi karena negara takut warganya lupa kalo tinggal di Indonesia. Mungkin, biar nasionalisme tetap hidup. Tapi rasa-rasanya nasionalisme kita sudah seperti tanaman hias—harus disiram tiap pagi pake lagu!. Sejak kebijakan baru turun dari langit birokrasi Pemerintah Sulawesi…

Read More

Ancaman Sunyi bagi Demokrasi

Entah siapa lagi yang karang ini istilah, saya pertama dengar ketika membaca satu artikel yang dikirim ke WAG. Rightsizing, secara harfiah, berarti “penyesuaian ukuran”. Dalam praktiknya, istilah ini digunakan oleh korporasi untuk menggambarkan restrukturisasi organisasi agar lebih efisien dan kompetitif. Tidak selalu identik dengan pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi dalam banyak kasus—seperti yang terjadi di…

Read More

Battle of Sultra

Sulawesi Tenggara, tahun 2045. Langit yang biasanya biru cerah di atas Teluk Kendari yang cokelat, kini dipenuhi jelaga hitam. Bunyi dentuman tidak lagi datang dari barongsai Kota Lama atau meriam bambu di penjuru desa, melainkan dari tembakan sporadis rudal, mortir dan senapan mesin. Provinsi yang dulu dikenal damai, dengan laut Wakatobi yang bening dan hamparan…

Read More

Ketika Laki-laki Jadi Budak Wanita

Jika dijalan, ketemu Ibu-ibu, naik motor, sen kiri tapi jalan lurus atau belok kanan. Segeralah menghilang. Mereka adalah Penguasa Bumi, mereka adalah Super Saiya dari Planet Namek yang memiliki tiga matahari, dan hitungan Waktu yang lebih pendek. Jadi jika tidak mau terbakar dan tidak mau berumur pendek, segeralah melenyapkan diri. Menurut Esther Vilar, penulis campuran…

Read More

Cerita Abang Husain yang Kecelakaan

Jumat, 12 Juli 2024, adalah hari yang tak akan saya lupakan—bukan karena saya memenangkan undian, tapi karena kaki kanan saya tergilas gir motor. Kelakuan Abi saya. Ya, tiga jari saya terluka parah sekali, bahkan satu jari hampir memutuskan untuk “resign” dari tubuh saya. Tapi tenang, saya tetap mempertahankannya, meski sepertinya dia sudah mengajukan surat pengunduran…

Read More

House of the Dragon: A Fiery Precursor to Westeros

House of the Dragon berhasil menghidupkan kembali keajaiban dan intrik yang membuat Game of Thrones begitu fenomenal. Sebagai prekuel, serial ini dengan mahir membangun dunia Westeros yang lebih dalam, terutama dengan fokus pada dinasti Targaryen di puncak kejayaannya. Salah satu kekuatan utama serial ini adalah penggambaran yang luar biasa tentang dunia naga. Tidak hanya sebagai…

Read More

ALLEGRIA SEPAKBOLA MASA KECIL

Tidak pake wasit. Begitu cara kami dulu bermain sepakbola. Imbasnya, segala pelanggaran pasti melewati proses perundingan dulu. Ini mengandung filosofi mendalam bahwa kami telah digembleng berdiplomasi sejak kecil, layaknya para negarawan di kancah global. Secara fisik juga termasuk kuat. Kami bisa bermain over durasi. Pulang sekolah jam 1 siang, sejam kemudian semua sudah berkumpul di…

Read More

Pertarungan Doti 4.0

Catatan ini adalah tugas mata kuliah Filsafat Administrasi. Saya memilih tema bernuansa “doti 4.0” dilatarbelakangi oleh viralnya di media sosial (waktu itu) praktik penggunaan jasa dukun dalam pemilihan kepala desa serentak di suatu daerah di Sulawesi Tenggara yang menunjukkan bahwa dalam sistem demokrasi modern, pendekatan spiritual masih dipergunakan bersama dengan upaya kampanye maupun dalam tahapan…

Read More

Jaga Kewarasan dalam Seteru Laut China Selatan

Buih konflik di kawasan Laut China Selatan bisa menjadi bom waktu dan meledak tanpa ancang-ancang. Tetapi, komitmen dan kolaborasi Indonesia, claimant states, bersama ASEAN dan Tiongkok bisa merekayasa ledakan itu sebatas percikan letusan kembang api, dentumannya boleh menggelegar namun indah dipandang dan tidak merongrong kedaulatan siapapun. *** Demi kemanusiaan, menjaga stabilitas dan perdamaian di Laut…

Read More

Mengapa MUDIK?…

Sekarang musim pulang kampung. Saya nostalgia membayangkan betapa lelahnya minta ampun saat antri di pelabuhan ferry Torobulu. Sampai bikin saya trauma, sedikit lagi kena mental disorder. Saya coba meminta tolong Ordal, tapi katanya “sori dinda, bukan wilayah kekuasaanku itu, di Amolengo kecuali saya”. Saya hanya pasrah. Banyak kali saya diserobot dan ditikung saat antrian. Saya…

Read More

BELAJAR MENJADI PATRIOT LEWAT DAYA TARUNG LA ODE NGKADIRI

Di perairan Lohia, ia teguh menapakan kakinya, menyusuri inci demi inci titian, yang mengantarnya ke atas kapal MF De Flaming yang sekaligus menjadi saksi pengkhianatan atas dirinya. Kebulatan tekad mengembalikan supremasi mieno Wuna lewat perundingan dengan iming-iming perdamaian tidak lebih dari siasat licik imperium Belanda  selain divide et impera, dalam menumbangkan tokoh-tokoh lokal. Ia terpaksa…

Read More

Kami yang Memilih Murtad

Jumat lalu, saya dengan teman berdebat, tentang masjid mana kita mau pergiki untuk sholat Jumat. Saya pilih yang dekat kantor, karena di sana setiap yang solat di kasi satu box kue. Isinya; teh kotak, satu biji kurma dan 2 snack (kadang doko-doko, onde-onde, roti kacang, panada, macam-macam), dan jika beruntung kamu bisa dapat kue lapis….

Read More

Menyelundupkan Kepentingan dalam Omnibus Law

Istilah Omnibus Law pertama kali diucapkan oleh Presiden Joko Widodo pada pidato kenegaraannya di hadapan parlemen pada periode kedua di tahun 2019. Rencana merampingkan regulasi dengan metode omnibus setelah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke beberapa fasilitas pelabuhan Pelindo yang melayani bongkar muat. Dari pengalaman itu, ditemukan fakta banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan rentang…

Read More